03 Desember 2008

memakan kata-kata

untuk kalian yang merasa

kalian pernah tahu siapa kalian, kalian pernah tau apa yang kalian lakukan, kalian pernah sadar dengan semua yang telah terjadi....keadaan terkadang membiarkan sesuatu terpuruk atau membuat kebebasan menjadi mustahil. ketika hidup diantara pilihan, dirimu adalah satu kesatuan yang terikat yang tidak bisa memilih. terperangkap di suatu tempat yang dikelilingi roh-roh dinamis, kadang dia membunuh kadang dia menghidupkan atau bergerak diantara elemen-elemen yang nikmat namun menyesatkan atau elemen kesukaran namun memberikan jalan kebahagiaan, hidup adalah berbagi namun bagaimana jika kita dihadapkan pada seseorang yang tidak mengerti arti berbagai, dan jikalau berbagi pada tempat yang salah, berbagi antar hirarki menjadi mustahil karena dunia fana terlanjur membuat peraturan tertentu tentang hirarki, hirarki adalah tuan dan hamba, mereka kadang lupa diri bagi yang dulunya hamba sekarang menjadi tuan. tuan terlanjur memakan habis doktrin zaman celaka, zaman yang dimana ditandai dengan catatan buruk bagi demokrasi: subyektivitas pemegang kuasa menentukan segala-galanya. Sistem kontrol praktis lumpuh, titah sang kuasa menaklukkan aturan hukum apa pun*. dan pasti akan selalu ada korban, dan korban itu adalah kami para hamba. apakah tuan merasa? hamba tidak akan pernah peduli. ketika diam mendatangi kami dan merasuki jiwa kami, maka janganlah kalian menganggap diam itu sebagai hal yang dapat membangkitkan gairah kalian untuk berpikir seenaknya, gairah kalian untuk menulis, gairah kalian untuk menindas dan gairah kalian untuk memuaskan nafsu, silence, i keep mine hidden. bagi kami diam adalah gairah untuk melawan, jika jalan terbaik tidak bisa dilakukan, maka diam adalah senjata untuk mengumpulkan kembali kekuatan, dan tunggulah pada saat diam itu menggugat, disaat diam itu lenyap, disaat diam itu hilang seperti yang kalian tunggu-tunggu..maka terimalah balasannya! semua keluar, segala nya kau lihat layaknya muntah tepat di depan muka kalian. hingga membuat kalian terhenyak dan akhirnya kalian sendirilah yang akan diam meratapi keadaan.

"TUNGGU DIUJUNG JALAN YANG SAMA KETIKA KALIAN MENGANCAM KAMI"
[morgue vanguard]

"I eat up all your words, And jumble them around, until they become absurd"
[ed harcourt-strangers]

Tidak ada komentar: