30 Oktober 2008

the road to si jalak harupat

*kutukan 0-0

kamis, 30 oktober 2008


the road

demi persib bandung hari ini aku rela bolos kerja setengah hari, dan aku sengaja bolos setengah hari kerja karena memang udah ada schedule pribadi untuk berangkat menonton pertandingan persib vs persijap di soreang. tepat jam setengah dua siang gw sudah menghilang dari kantor, tapi hingga sekarang ini alhamdulillah gk ada panggilan darurat alias situasi aman terkendali (gk tau besok). nyampe di stadion tepat pukul 18.30 wib aku sempatkan solat maghrib lalu memasuki tribun VIP barat (weiss kerennya!)



the pict (si narcist!)

sorry ni photo agak burem, kameranya kurang mendukung.








the story (ulasan pertandingan)

ini adalah pertandingan paling dongkol untuk diliat, padahal dari kemaren gw udah yakin klu prsib pasti bakalan menang ya minimal satu nol lah, tapi sungguh di luar dugaan, ternyata strategi kolektiv para pemain persijap berhasil meredam serangan persib yang masih terkesan experiment, banyak peluang yang terbuang sia-sia hanya karena misscommunication atau permainan individu yang selalu gagal, jauh dari harapan, tapi permainan persib gak jelek-jelek amat kok, begitu juga persijap gak bagus-bagus amat, malah persijap lebih sering di serang, jadinya rekor persijap yang belum pernah dikalahkan persib masih bertahan. seharusnya persib lebih diuntungkan karena memang pertandingan home dan persib memiliki sejumlah pemain terbaik dibandingkan persijap, ya memang hari ini dewi fortuna belum berpihak pada persib, jadi ibaratnya gw mau gogoakan sampai ka bibir garing oge da percuma, tapi ya hiburan lah untuk nonton gratisan mah.


kutukan 0-0

sebuah cerita jika gw nonton persib langsung di stadion sejak tahun 2007 belum pernah gw merasakan yang namanya kemenangan, selalu saja seri 0-0 atau kalah, bahkan terkahir nonton pas kemaren-kemaren persib kalah 2-3 dari persija, sungguh menyesakkan dada..akan tetapi jika saya mengacuhkan pertandingan persib, pasti saja persib menang..entahlah, wallohua'lam. tapi aku masih menunggu pertandingan selanjutnya, apakah kutukan itu masih berlaku.



Tidak ada komentar: