12 Januari 2009

mendominasi hasrat sang pemenang

adalah manusia yang tersingkirkan disaat orang-orang sibuk memperlihatkan kemenangannya. lalu melupakan segala hal. dibunuh kesunyian. menjadi korban di saat sang pemenang mengaplikasikan kesombongan seperti "manusia unggul" dalam kitab mein kampf. mendistorsi persaudaraan menjadi perang dingin seperti nasib liberal dan komunis pasca perang dunia ke 2. men-delete seribu jasa dan men-save 1 kesalahan menjadi alasan mulut terbungkam dan tidak termaafkan. tersenyum di depan wajah dan amarah di balik hati. membekukan seribu alasan agar tetap bertahan pada status quo dan membiarkan orang mati tersesat bersamamu. padahal dulu kita sama-sama berjuang, tapi zaman merubah karakter kita masing-masing. sekarang aku mati kutu disarang nerakamu. kebodohanku adalah jalan untuk menciptakan lubang buat kuburanku sendiri. aku mungkin kalah dan sangat layak disebut pecundang atau sampah, tapi aku masih menghargai dirimu wahai sang pemenang sebagai guru. penghargaan yang mungkin hanya pantas dicemoohkan oleh sang sekutu. dan dirimu sang pemenang : engkau adalah tiran di dalam imajinasiku

Tidak ada komentar: