menghadapi tantangan yang paling besar yang pernah dihadapi oleh seorang lelaki adalah seorang wanita, terutama sifatnya, karakter yang paling menonjol. watak yang terlihat dan terasa oleh orang-orang di sekitar, terutama teman dan seseorang yang paling disayanginya. wanita mempunyai kelebihan dan (pasti) ada kekurangannya. saya punya temen cewe, dia orangnya cantik hanya krisis percaya diri sehingga hidupnya terlalu memaksakan, ada juga cewe yang cantik dan kaya (yang kaya orang tuanya) tapi arogansinya melebihi kecantikan dan kekayaannya, lalu ada cewe yang biasa-biasa saja dan dia mudah bergaul tapi klepto, ada cewe yang biasa-biasa saja gak terlalu cantik dan tidak terlalu jelek tapi rendah diri, dan lain sebagainya. itulah wanita, sebab semua wanita di dunia ini jika dia diciptakan dengan fisik yang sempurna belum tentu hati dia sesempurna fisiknya juga sebaliknya, jadi apa sih yang harus di sombongkan dari seorang wanita?? sombong karena dia adalah menjadi subyek kekecewaan lalu merasa yang paling benar tanpa melihat fakta yang terjadi, sepertinya introspeksi diri itu menjadi hal yang sangat jarang dilakukan. mengapa sih harus terjadi, mengapa sih harus begini, mengapa itu semua menjadi menyakitkan, coba ambil kesimpulan dari yang telah terjadi, dan pikirkan dengan logis bukan dengan perasaan, segala sebab pasti ada akibat, jika belum puas belah otakmu lalu liat apa isinya. menjaga mulut memang sangat susah, banyak godaannya, dan yang paling saya benci dari seorang wanita adalah kelalaiannya dalam menjaga mulutnya. mulut terkadang lebih berbahaya dari silet lebih tajam dari belati, jadi senjata wanita itu hanya omong kosong. belajarlah menyelidiki tiap masalah, kumpulkan bukti yang otentik lalu paparkan. bukan berteriak munafik tapi mulutnya lebih munafik, berkacalah dari kejadian yang telah terjadi. jika hari ini merasa tenang, belum tentu di kemudian hari akan merasa tenang, siapkan amunisi untuk merasakan kekacauan yang kamu buat sendiri.
*untuk yang merasa : introspeksi kadang paling sulit kita lakukan, tapi apa nggak bisa kita bicarakan dengan terbuka(saling membuka hati kita masing-masing), bukan main tusuk belakang (itu mah cara preman), coba deh liat kebelakang yang pertama kali menebar masalah itu siapa sih? jangan malah itu jadi menebar AIB kamu sendiri.
*untuk yang merasa : introspeksi kadang paling sulit kita lakukan, tapi apa nggak bisa kita bicarakan dengan terbuka(saling membuka hati kita masing-masing), bukan main tusuk belakang (itu mah cara preman), coba deh liat kebelakang yang pertama kali menebar masalah itu siapa sih? jangan malah itu jadi menebar AIB kamu sendiri.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar