17 Desember 2009
tongkat marathon
15 Desember 2009
kamu adalah remote yang hilang
ruangan ini akan tetap menjadi dingin dan setiap orang akan tetap pada jalur dan keadaannya masing-masing, dan kamu masih terus berharap agar semua orang bisa seperti di dalam pikiranmu sehingga aku bisa sedikit bangga dengan skeptis yang berlebihan bahwa kamu adalah yang terbaik dari sesuatu hal yang konyol
berinspirasi dalam kebencian
05 Desember 2009
digital shades vol 1

| 1. | "Waves, Waves, Waves" | 2:32 |
| 2. | "Coloring the Void" | 3:29 |
| 3. | "Sister (Part I)" | 2:16 |
| 4. | "Strong and Wasted" | 1:58 |
| 5. | "My Own Strange Path" | 3:49 |
| 6. | "Dancing Mountains" | 5:07 |
| 7. | "Sister (Part II)" | 2:23 |
| 8. | "By the Kiss" | 4:03 |
| 9. | "Space Fertilizer" | 2:00 |
| 10. | "The Highest Journey" |
16 November 2009
reflection of my life [finally akhirnya pindah juga]
I'm changing, arranging, I'm changing
I'm changing everything, ah, everything around me
The world is a bad place, a bad place
A terrible place to live, oh, but I don't wanna die
All my sorrows, sad tomorrows
Take me back, to my old home
All my cryings, feel I'm dying, dying
Take me back to my old home
* its been 5 fuckin years and i have move away from the old place to the new place...thanks GOD!
26 Oktober 2009
tidak ada yang istimewa di kingdom of rust
Entah apa yang mereka lakukan selama 4 tahun lebih bermeditasi mencari inspirasi untuk album baru mereka kelak, sebab setelah mereka mengeluarkan single teranyar mereka di tahun 2009 ini (sejujurnya) saya sedikit disappointed dan skeptis. rekonstruksi lagu di album baru ini yang membuat saya bingung untuk membedakan antara doves dengan elbow. sebab di kingdom of rust ini jangan berharap kamu akan menemukan nada-nada specialisasi ala sang gitaris jez williams seperti reprise or firesuits di album pertama mereka (lost soul) atau sedikit campuran rock epic melancholy ala far from grace atau words dan snowden, jangan berharap bisa mendengar dark pop khasnya doves layaknya lagu "a house" di album lost souls namun saya bisa sedikit terhibur dengan lagu kingdom of rust dan mungkin ini adalah nyawa di album teranyar mereka dan membuat saya sedikit mengerti mengapa mereka harus memberikan materi baru yang sedikit "buta" bagi saya. dan gairah itu saya temukan di "jetstream" lagu cover new order ini bahkan lebih menggigit dibanding jetstream versi new ordernya. Di winter hill, The Greatest Denier dan house of mirrors masih terlihat normal dan bisa sedikit menyentuh jiwa sebab sisanya ibarat sebuah pecahan kaca, kenikmatannya tercecer tidak beratur, pengharapan untuk mendambakan sedikit sentuhan epic experimantal sampler yang di mix di dalam satu lagu yang ajaib pupus sudah. semoga di album single mereka mendatang mereka tidak membuat "experiment" yang unidentifed yang hanya cocok di jadikan hiasan CD, i hope no! coz saya tidak mau kehilangan jiwa doves yang asli. kecocokan antara jimi goodwin mengolah vokal khas paraunya dengan sentuhan epic symphony kocokan guitar ala jez williams sehingga bisa membuat andy williams diam sejenak untuk berinspirasi dengan ketukannya. so, voting dari hati nurani saya tetap album lost side lah yang terbaik dari album doves yang lainnya!"Previous albums never quite lived up to the band's facility for knockout singles, but this one holds the attention. There's a dreamy, addictive sadness to proceedings, their customary gruff melancholy now inflated to match the panoramic setting." (the observer)
track listing :
- "Jetstream" – 5:30
- "Kingdom of Rust" – 5:11
- "The Outsiders" – 3:28
- "Winter Hill" – 5:18
- "10:03" – 4:04
- "The Greatest Denier" – 3:59
- "Birds Flew Backwards" – 2:51
- "Spellbound" – 5:39
- "Compulsion" – 5:14
- "House of Mirrors" – 4:20
- "Lifelines" – 4:26
discography album :
1. Lost Soul (April, 2000)
2. The Last Broadcast (April, 2002)
3. Lost Side (March, 2004)
4. Some Cities (February, 2005)
5. Kingdom of Rust (April, 2009)
16 September 2009
antara aib dan kebusukan
11 Agustus 2009
strangers
It read 'just do the best you can'
This world's not how I planned
You're on your own
No one can hear you
They're just talking all the time
There's the world and you're outside
Your home's hard to find
Worn down by strangers
All you need's a friend
You've been worn down by strangers
This is not the end
Guess it's hard to settle down
When love's been spread all around the town
I'm no stranger to this room
My highs just serve to bring me down
I hope to change now
From a sorry state of mind.
I had hoped for heart to heart
My heart's hard to find
Worn down by strangers
All you need's a friend
You've been worn down by strangers
This is not the end
Worn down by strangers
All you need's a friend
You've been worn down by strangers
All you need's a friend
By strangers
This is the end.
08 Agustus 2009
thank you for a stupid conversation about a silly job
masih mending kerja di tempat institusi yang sering dikritik dan dihina di koran atau mulut-mulut orang sok tau daripada dapet duit dari tempat kerja yang sok suci. jadi intinya mas..gak usah ngomongin masalah sampah kaya gini kalau memang negeri transisi seperti ini belum sepenuhnya reformasi, apalagi reformasi birokrasi di negeri ini masih jalan di tempat.
liat dulu baju kamu kotor tidak? atau jangan-jangan berlumur sampah seperti saya? iya seperti saya..are you happy now?
kita hanya mengikuti permainannya, follow the rule and make a plan. jika sesuai dengan hati nurani maka jalani, jika tidak maka ikuti hati nurani anda, atau mungkin berminat menjadi seorang stauffenberg dengan cara yang lebih diplomatis? why not if doing for the truth.
05 Agustus 2009
preman oh preman
preman menurut wikipedia yaitu Premanisme (berasal dari kata bahasa Belanda vrijman = orang bebas, merdeka dan isme = aliran) adalah sebutan pejoratif yang sering digunakan untuk merujuk kepada kegiatan sekelompok orang yang mendapatkan penghasilannya terutama dari pemerasan kelompok masyarakat lain.ini menurut wikipedia lagi :
Fenomena preman di Indonesia mulai berkembang pada saat ekonomi semakin sulit dan angka pengangguran semakin tinggi. Akibatnya kelompok masyarakat usia kerja mulai mencari cara untuk mendapatkan penghasilan, biasanya melalui pemerasan dalam bentuk penyediaan jasa yang sebenarnya tidak dibutuhkan.
Contoh:
- Preman di terminal bus yang memungut pungutan liar dari supir-supir, yang bila ditolak akan berpengaruh terhadap keselamatan supir dan kendaraannya yang melewati terminal.
- Preman di pasar yang memungut pungutan liar dari lapak-lapak kakilima, yang bila ditolak akan berpengaruh terhadap dirusaknya lapak yang bersangkutan.
Sering terjadi perkelahian antar preman karena memperebutkan wilayah garapan yang beberapa di antaranya menyebabkan jatuhnya korban jiwa.
ada yang lebih gila lagi :
Preman di Indonesia makin lama makin sukar diberantas karena ekonomi yang semakin memburuk dan kolusi antar preman dan petugas keamanan setempat dengan mekanisme berbagi setoran.
petugas keamanan atau aparat keamanan berkoalisi dengan preman ini adalah hal yang paling menyebalkan. sebab saya sendiri sering clash dengan para preman, padahal iam a police for a god sake! (lain sombong) tapi saya gak habis pikir kalau saya clash dgn preman "kukutan" polisi berarti sama saja saya clash dengan pokis lagi dong?? tapi kalau saya sudah terpaksa berhadapan dengan mereka (jika saya sedang sendiri) saya lebih banyak adu bacot karena kejadian ini berlangsung di kandang mereka dan bukannya saya pengecut karena memanggil teman2 saya yang se-profesi juga tapi karena saya berusaha mencari aman, setelah itu ya gimana nanti, mau pake kekerasan juga no problem karena saya nggak sendiri. hanya dilema itu masih terus ada disaat saya sebagai aparat harus berhadapan dengan mereka yang tidak pernah mengenal hak asasi dan selalu menindas masyarakat. namun itu semua balik lagi ke pemerintah, jika kehidupan sosial masih terus seperti ini mungkin para preman ini bakalan terus eksis dan bertahan, tapi jika kehidupan sosial terus makin merosot, kemiskinan dimana-mana, kebodohan merajalela maka siap-siap "profesi preman" menjadi semakin ngetop dan bahkan anak kecil pun mulai ingin bercita-cita menjadi preman, jadi kalau preman mulai banyak dan bertebaran siapa yang harus di salahkan? mana ada negara beradab yang diisi oleh preman dan pemimpin bermental preman.
20 Juli 2009
parade anthem para long distance relationship
imajinasi memilih golput
dia mirip "seorang mantan kekasih yang sangat menyebalkan" untuk kali ini.
karena sekarang butuh imajinasi, maka imajinasi berubah menjadi ruang sempit yang berisi ribuan kekosongan. "kosong" dalam konsep tuhannya para atheis.
atau mungkin imajinasi itu tidak perlu diperdebatkan seperti dalam konsep tuhannya para agnotis. tapi dia terkadang seperti "seseorang yang sedang kita kejar" untuk kali ini, disaat aku butuh dia maka dia menjauh, disaat acuh maka dia mendekat. namun ketika saat yang tepat itu tiba, aku mendapatkan kekurangan dan itu adalah racun.
imajinasi berubah menjadi racun, melemahkan syaraf mental dan melawan dogma.
imajinasi berubah menjadi teman, dia adalah balahan jiwa disaat ruang hati kesepian.
disaat dia menghilang dan jalan ini menjadi sebuah persimpangan, maka saya merubah jati diri saya. hilanglah keaslian ini dan orang-orang mulai memberi saya label "plagiat"
ohh plagiat, jadi inget temen yang mukanya mirip temen saya juga..mungkin orang tua mereka kehilangan imajinasi dan mencuri tampang orang lain, what the hell?
cuma pertanyaannya : bagaimana roh imajinasi ini bisa datang dan terus meracuni pikiran saya dengan ide-ide brilliant agar saya bisa menulis terus seperti bertrand russell, yang katanya dia selalu menulis 3000 kata setiap hari. atau berikan sedikit aku imajinasi nya franz kafka dan nietszche...terlalu jauh, yang ada hanya kata-kata membosankan dari seorang tizar aziz. sungguh sulitnya menjadi diri sendiri, sungguh sulitnya mendatangkan ribuan imajinasi walaupun sudah menyediakan berbagai sesajen dari mana-mana tetap saja imajinasi itu hanya sebuah pilihan yang belum tentu hasilnya bagus, jadi untuk hari ini imajinasi itu adalah kertas suara yang dicontreng dan di masukan kedalam kotak lalu dihitung siapa yang memperoleh surat terbanyak, dan hasilnya lebih banyak yang golput.
25 Juni 2009
Laporan Amnesty International
Laporan Amnesty International yang disiarkan, Rabu (24/6), juga menyebutkan bahwa para pelakunya jarang diadili.
Kelompok pegiat hak asasi manusia yang berkantor di London ini, seperti dikutip kantor berita Reuters, mengakui berbagai upaya dalam satu dasawarsa ini telah dilakukan untuk membuat polisi lebih profesional dan akuntabel. Namun, langkah ini dikatakannya gagal menghilangkan masalah yang sudah banyak dilakukan."
LONDON (SuaraMedia News)
*siapapun juga tidak mentolerir yang namanya kekerasan, namun jika kita berbicara tentang kekerasan setiap negara pasti pernah melakukan kekerasan, mereka lupa apa yang telah terjadi di hiroshima dan nagasaki, mereka lupa apa yang terjadi di vietnam 40 tahun silam serta ingatan yang masih segar tentang korban-korban sipil di irak. jadi siapakah negara yang lebih barbar? Amnesty International bersembunyi dibalik omong kosong wacana Hak Asasi Manusia , laporan yang lebih banyak pada negara-negara kelas dua terutama negara-negara korban kapitalis. jadi Laporan Amnesty International masih belum otentik, absurd!
07 Juni 2009
rasa takut yang ada di dalam diri kita sendiri
pengalaman ini yang saya rasakan ketika saya sedang dalam perjalanan pulang dari rumah seseorang yang kebetulan bertempat tinggal di daerah pedesaan yang jauh dari keramaian. saat waktu menunjukan pukul 9 malam dan saya hendak bergegas pulang, maka satu hal yang terlintas di kepala saya adalah jalan dan mental. tidak ada satu pun pikiran negatif yang merasuki diri saya hingga timbul suatu rasa takut, namun itu semua berubah drastis disaat saya bersama sang motor berada di tengah-tengah sawah nan gelap ditambah kuburan di pinggir saya, strange! padahal saya sering lewat sini namun tidak sengeri hari ini. the night is full moon, and this night is frightening. ditambah lagi nada-nada jonny greenwood di headphones saya yang terasa sangat horror hingga menusuk telinga saya dan efeknya saya hari ini menjadi seorang pengecut. lalu mengucur berbagai sugesti yang tidak perlu di dalam pikiran saya : bagaimana tidak, saya harus mengarungi jalanan ini selama 2 kilometer. rasa takut yang terus mengikuti-ku akhirnya tertawa girang disaat 2 kilometer terakhir telah kulalui namun ternyata jalan di depan masih sunyi dan bahkan lebih sunyi dan gelap...serta sepi dan jauh dari peradaban. ditempat ini manusia seakan-akan di lenyapkan dari muka bumi, seakan-akan saya berjalan menuju negeri antah berantah atau suatu tempat yang tak bertuan, di depan hanya jalan tanpa aspal dan berbatu tajam, tanpa peduli gas itu saya tarik sangat kencang dan ya! dia berhasil, dia berhasil mengacaukan pikiran saya, you got it jonny! congratuliation...rasa takut itu ternyata hanya sebuah fantasi yang tercipta karena keadaan. lagu-lagu itu membuat suasana menjadi lebih mencekam. ditambah backgorund pohon pinus yang rindang dan sedikit perasaan negatif yang meracuni kepala tentang makhluk-makhluk buruk rupa dari alam metafisika. setelah itu semua terlalui, setelah akhirnya saya menemukan peradaban ternyata saya dapatkan sebuah kesimpulan.
rasa takut ini hanya tercipta akibat perasaan kita sendiri. dan mungkin sangat manusiawi jika kita memiliki rasa takut, akan tetapi bukankah rasa takut itu emosi layaknya tangisan pada rasa kecewa...disaat rasa kecewa itu ada dan kita hanyut di dalamnya maka hanyutlah perasaan kita sepenuhnya pada rasa kecewa itu, namun jika kita bisa meminimalisir maka secara bertahap akan hilang seiring berjalannya waktu....rasa takut hanya bisa dilawan dengan melawan rasa takut itu sendiri. mengabaikan rasa takut, mengacuhkan rasa takut lalu mengalihkan perasaan dan pikiran kita dengan doa.
--------------------------
--------------------------
* untuk seseorang yang baru pindah kamar, carilah teman di kekosongan malam
05 Juni 2009
goodbye satan!
dan sekali lagi, ini bukan pula karena saya pesimis, malah rasa pesimis itu ada ketika wajah itu adalah sobekan kertas masa lalu yang kamu rangkai lagi satu persatu, saya hanya bilang "f*ck You!" or "go to hell" dan sumpah serapah yang lebih sopan untuk menjilat wajah kamu yang berlumur omong kosong dan kamu selalu bersembunyi di ketiak atas nama kebijaksanaan atau malah wajah setan bermuka dua itu tanpa rasa malu malah bersembunyi di balik nama tuhan. sekarang bawa ucapan mu itu untuk kamu sendiri dan muntahkan di depan muka anjing betina peliharaan mu itu
-case close-
02 Juni 2009
disaat dunia mulai bersekutu untuk menentang
01 Juni 2009
bermain-main dengan setan yang sedang mengais robekan luka lama dari dalam tong sampah
kalau kita itu adalah sifat baik dan buruk?
jika kita menemukan cinta pasti disana ada kebencian?
mungkin begitu pula dengan saya (yang nota bene seorang manusia yang tinggal di planet bernama bumi)
setelah beberapa menit mengais-ngais roh nietzsche untuk bertanya pada zarathustra serta sedikit konsultasi pada tiga angka enam-nya addy gembel untuk memulai serapah berbarengan dengan "setan yang sudah merasa manjadi yang paling benar" yang tiba-tiba datang menghampiri saya hari ini.
mencintai itu butuh pengorbanan (yang tidak buta) begitu juga membenci pasti membutuhkan sebab, benci (yang saya anggap ini adalah sifatnya setan) mungkin tidak akan berdiri sendiri, seperti hubungan sebab dan akibat, dan menurut pikiran (setan) saya benci yang baik adalah benci yang tidak di korupsi, yang tidak perlu ada statement yang dibuat-buat.
hari ini ketika sehari merasakan rasukan setan yang masuk sedikit-sedikit lewat denyut nadi saya dan menggumpal di pikiran saya juga tidak mengalir dengan sendirinya, ada energi negatif yang datang dari lembaran lama. yang sudah bosan saya baca, karena merasakannya sudah beku. disaat orang-orang bilang "mungkin bukan jodoh" lalu hati kecil saya berbicara "mungkin sudah terlalu basi" untuk dibicarakan, ini bukan masalah "jodoh" dan bukan juga masalah "ikhlas" itu semua (sekali lagi) sudah basi. ini adalah masalah setan yang datang dari dia, yang berubah ujud menjadi suatu jiwa berbentuk kebencian. tepat hari ini setan itu datang mengoyak-ngoyak rutinitas saya. membawa sejuta kebencian yang datang dari semua yang sudah dia lakukan...padahal kebencian ini memang sudah tertulis di lembaran kertas luka lama yang telah saya sobek-sobek dan dibuang ke dalam tong sampah, satu wacana yang menjadi prasasti di kertas itu :
sesaat setelah penolakan itu (yang nota bene sebelumnya dia yang meminta) mau tidak mau saya hanya di berikan dua opsi pilihan dari diri saya sendiri :
-opsi yang pertama : saya tetap berdamai dengan dia dan otomatis saya bermusuhan dengan diri saya sendiri dan meludahi itikad baik saya sendiri. karena jika berdamai dengannya berarti sama saja saya mendukung dengan segala dusta, fitnah dan rencana busuk dia.
-opsi yang kedua : saya harus membenci dia jika saya menghargai itikad baik saya, dan saya menolak segala konspirasi dari setiap dusta dan fitnah yang dia ciptakan. setiap orang punya hak untuk memilih dan saya punya hak untuk membenci karena telah dianiaya dan didzolimi.
-jadi lebih baik saya memilih berdamai dengan kebencian...itikad baik itu adalah sebagai harga mati dari harga diri saya yang telah dia ludahi.
saya tidak pernah terpikirkan untuk mendendam, karena dendam hanya ada didalam kepala para penganiaya dan pendzolim, kalaupun dendam itu harus ada, maka dendam itu adalah dusta dan fitnah yang dia ciptakan, yang akhirnya menjadi sekumpulan darah yang menjiwa. jiwa yang memiliki doa terburuk, yang terus mengejar dia kemana pun dan dimana pun dia ditempatkan.
sekarang saya hanya menatap sisa-sisa dendam yang sudah terbakar habis bersama kebencian saya dan bahkan abunya saya sobek-sobek lalu dibuang ke tong sampah. jadi hanya iblis yang bersekongkol dengan setan yang bisa membukanya. sedangkan dendam menjiwa yang dia buat sendiri..itu bukan urusan saya, karena saya yakin jika dendam yang menjiwa itu berubah ujud lagi menjadi seonggok karma maka hati kecil saya hanya diam seribu bahasa.
setelah itu saya akhiri semua ini. cukup bersyukur dengan menghirup udara baru dan memaknai nyawa baru saya sekarang adalah yang terbaik.
26 Mei 2009
surat perintah anj*ng!
*maaf judulnya terlalu kasar, sebab hati ini sudah lelah harus bicara baik-baik tentang hal ini
26
masih teringat jelas disaat perubahan itu harus meminta korban -sebuah pemancungan bersejarah yang sangat sakral- atau kebangkitan kaum proletaar di saints petersburg dan pembantaian di jakarta 1998. jika suatu masa terjerembab ke dalam sejarah kelam, di saat kebenaran di bungkam dan para intelektualitas di culik tanpa rimba dan membuat menumen simbol jeruji tiran. maka suatu saat suara-suara itu ibarat bomwaktu yang berteriak berubah menjadi tumpah darah yang meminta korban yang terus berjalan tanpa mata melindas yang menghalangi.
18 Mei 2009
beda
mengapa heidegger harus melibatkan diri
ke dalam lingkaran nazi?
apa mungkin pandangan menjadi perbedaan
sedangkan wacana itu masih kabur
dimana perbedaan antara pandangan politik dengan pola pemikiran
layaknya sains dan politik
tidak mungkin ada titik temu
*benarkah?
nonstop reading until we find the edge
keingintahuan
ibarat sebuah benda yang mencari ujung di dalam garis sejajar
yang bergerak sangat cepat di atas bola
sehingga
jangan kau bertanya di mana harus berhenti
17 Mei 2009
::blank::
::blank::
::blank::
::blank::
"only silence can remember me -
and think about this words"
baphomet
pagan forum
agent provocateur
rudolf hess
thinking hope for aleister crowley
is a theosophist jiddu krishnamurti
what do you see in your death bro...
are you still a hedonist??
12 Mei 2009
unpredictable
dan juga ketika saat saya membaca sejarah yang mengundang tawa dan gelitik bagaimana seorang seniman gembel bisa merubah total taktik pertempuran hingga sekarang sisa-sisa tekhnologinya masih digunakan hingga mengubah dunia
dunia ini ternyata relatif ya
.silahkan memprediksi.
04 Mei 2009
03 Mei 2009
rabu 11 maret 2009
ini adalah kegalauan klise
yang bisa mengalahkan sejuta rasa kantuk dan lapar
disaat mp3 player serta kursi bus mendominasi
teriakan Jón Þór Birgisson melantunkan "Með suð à eyrum" di kuping
membuat warna semakin cerah hari ini
dan saya datang disambut tangisan
dari manusia bertanduk yang memegang dua pilihan
diantara candu dan dusta
pulang pun disambut awan mendung dan hujan lebat
tidak ada hari yang lebih galau....
bahkan kisahku ini lebih galau dari lirik mu robert smiths
tempat kerja adalah panggung sandiwara
tidak ada rutinitas yang paling menyita energi dan emosi
selain dari berdiam diri di depan komputer terlihat seperti seorang pekerja sejati
akan tetapi mata teracuni imajinasi maya yang semakin hari semakin kronis*
namun diatas penyakit kronis ini terdapat emosi jiwa yang lebih emosi
dia adalah makhluk bodoh yang memperebutkan kekuasaan dan harta
the head is only money and money
go to hell with money in your head, morron!!!
27 April 2009
disaat motor kecepatan 60 km/jam
but I cant help the feeling
i could blow through the ceiling
if i just turn and run..and it wears me out
if i could be who you wanted
if i could be who you wanted
all the time.....
[radiohead - fake plastic trees]
26 April 2009
ketika kebencian menemukan maknanya sendiri
sesaat setelah penolakan itu (yang nota bene sebelumnya dia yang meminta) mau tidak mau saya hanya di berikan dua opsi pilihan dari diri saya sendiri :
-opsi yang pertama : saya tetap berdamai dengan dia dan otomatis saya bermusuhan dengan diri saya sendiri dan meludahi itikad baik saya sendiri. karena jika berdamai dengannya berarti sama saja saya mendukung dengan segala dusta, fitnah dan rencana busuk dia.
-opsi yang kedua : saya harus membenci dia jika saya menghargai itikad baik saya, dan saya harus melawan segala konspirasi dari setiap dusta yang dia ciptakan. setiap orang punya hak untuk memilih dan saya punya hak untuk membenci karena telah di dzolimi.
-jadi lebih baik saya memilih berdamai dengan kebencian...itikad baik itu adalah sebagai harga mati dari harga diri saya yang telah dia ludahi, dan itu adalah alasan pasti tanpa amandemen.
entah mengapa Tuhan menciptakan rasa cinta pada tiap manusia, begitu juga dengan rasa benci, tapi ini adalah tanggung jawab moral yang secara tidak langsung saya merasa terbebani dengan hal ini. seakan - akan iblis yaang memegang kendali dia berusaha berlari mengejar saya untuk tetap diam tanpa melawan atau melawan dengan diam. dari tempat kesunyian yang membuat pikiran ini tetap terjaga dari segala mara bahaya dan ditemani kebencian yang terus menggerogoti waktu tanpa harus merasakannya saya terus menunggu hari pembalasan itu . jika jawaban itu adalah terlanjur, dia terlanjur mengambil jalan dan saya terlanjur membenci maka makna itu akan datang dengan sendirinya. bisa saja saya menciptakan rasa sesal untuk dia atau siksa yang paling pedih sekalipun untuk dia atau menciptakan hidup yang paling getir untuk dia, tapi saya lebih bangga dan bahagia jika dia tersiksa dengan amat sangat akibat dari kebodohan yang dia lakukan sendiri.
18 April 2009
ini pesan untuk kamu : orang yang sudah merasa bangga dengan pengorbanan
09 April 2009
hilang
29 Maret 2009
jika keadaan berbalik
26 Maret 2009
membakar box imajinasi
membakar box yang berisi foto-foto
membakar box yang berisi baju - baju nista lambang dosa
membakar box yang berisi jaket hitam berlabelkan institusi
membakar box yang berisi stiker serta pin
membakar box yang berisi catatan - catatan waktu
membakar box berlabel "casio"
membakar box yang berisi jiwa yang mengalir dominan darah ayahnya
membakar box berlabel "dusta"
membakar box di depan rumah
membakar box di akhir maret ini
membakar box imajinasi yang menghilangkan waktu - waktu berharga saya
dan membawa abunya beserta emosi saya ke tempat hampa, lalu kunyalakan api yang lebih terang dan membara, kumasukan abu itu bersama emosi saya, dan lenyaplah semua bersama bayangannya!
25 Maret 2009
obrolan hikayat bigot
saya : hahaha, bae atuh ah, keur rarungsing yeuh urang, aing kapikiran wae c ex
Hendra : kunaon kitu? sussah buang air besar ya?
Hendra : oh, mantan
Saya : ajigh teh jadian jeung baturan kantorna tah c kabogoh anyarna oge aya FB na di urang
Hendra : alus atuh, pan bisa nyaho
Saya : ahhh lieur ngabandungan na
Hendra : lewih ganteng atawa heunteu?
Hendra : ah, bebaskeun we
Hendra : da loba..
Hendra : inget apa akta rentenir..gak punya cewe cantik gpp
Hendra : toh masih bisa bergaul dengan prostitusi
Hendra : hahahaha
Saya : secara logika sih eukeuh yg ganteng, tapi secara fiksi kabogoh anyar na nu ganteng...hahaha!
Hendra : jiaaah, jadi hayang utah
Hendra : bagus berarti ex maneh rasional
Saya : ajigh..P.A bangedhs!!
Saya : rasional dimana horeng,,mantan aing mah tukang mengarang fiksi
Hendra : oooh
Saya : urang eleh di eta
Saya : jika dibandingkan dengan cowo barunya dia
Hendra : ah, maneh mah muka tembok berlin hati rempeyek pecel
Hendra : santai we
Hendra : bebaskeun
Hendra : kadang perasaan teh menipu
Hendra : karena eksplorasi berlebih, jadi weh jero
Hendra : coba ulah dieksplor
Hendra : bebaskeun weh
Hendra : ke ge rehe
Saya : huuh kamu betul juga
Saya : tembok berlin mah geus punah
Hendra : maneh geus pernah nonton hitler rise off the evil can? alus siah, aing resep
Saya : geus atuh,,ah eta mah biasa wae..masih alus DOWNFALL
Hendra : tah downfall nu kumaha
Saya : kamu belum nonton reinaldo?
Hendra : tentang naon?
Hendra : sejarah na saha?
Saya : yaitu dia film ttg hari terakhir si jenius hail hitler..
Saya : itu film dramatis sangadh!!
Saya : kamu bakalan kagum dengan efek visualnya
Saya : pokonyamah HOT MOM lewat!
Hendra : hahaha, boleh2
Hendra : aya link unduhan na teu?
Saya : rekomendasi yang kedua : stalingrad
Saya : wah beda euy ai ngobrol jeung kaskuser mah
Saya : paling juga aku sering donlotnya lewat piratebay.org
Hendra : aing mah... euweuh duit meuli mah
Hendra : lokalan weh, ngameh gancang, ke lah ku urang di teangan hahaha
Saya : pake donlot torrent atuh, ngan ngdonlot na 2 abad
Hendra : lila ah, geus pernah make ares, tapi lilaaaaa
Saya : nya eta tea
lorong waktu
03 Maret 2009
orang-orang sudah mulai menyebalkan
sehingga di mata saya hanya ada kebencian
semua teori dan ilmu yang saya miliki menjadi sia-sia
yang ada hanya cerita tentang kebencian
rasa muak yang berkembang
sebagai pelampiasan nafsu
dan pelampiasan nafsu adalah amarah
01 Maret 2009
hari ini
1 maret 2009
26 Februari 2009
race : out
(kong hu cu)
secara tidak sadar ternyata dibalik semua itu ada yang menyimpan kebencian, yang saya sesalkan mengapa saya tidak menyadarinya, akan tetapi akar permasalahan itu pasti ada karena sesuatu yang saya pun tidak mengetahuinya, sehingga secara tidak sadar pula saya masuk ke dalam lingkaran skenario sia-sia yang telah diciptakan dari ego dan emosi. intelektualitas harga diri dan iedealisme harus dikesampingkan (padahal saya masih banyak belajar jadi belum cocok disebut intelek). percuma dengan kecerdasan intelek jika kecerdasan emosionalnya degredasi. dan oke saya harus berhenti menyerang dan saya pun tak mungkin bertahan, tujuan saya sekarang adalah keluar dari skenario yang tercipta akibat emosi itu sendiri dengan mengkahiri segalanya. jika cara terburuk untuk mengakhiri segalanya, persaingan tidak sehat yang melibatkan emosi dan konflik terselubung adalah perlahan-lahan (walaupun menyakitkan) dan resikonya : hilang keyakinan diri, akan tetapi tanpa sadar bisa menghindarkan persaingan tidak sehat dan konflik terselubung lainnya. itu lebih baik daripada kepahitan dan permusuhan semakin menjadi-jadi yang hal itu menjadi benar-benar membuang buang waktu dan sangatlah menggelikan. sebelum melakukan hal apapun, saya harus memperhitungkannya dengan tepat, strategi jalan keluar dari skenario ini dan mengetahui secara pasti bagaimana persisnya saat itu akan berakhir, dan bagaimana konsekuensinya bagi saya sendiri. jikalau jawaban dari pertanyaan itu kabur dan penuh statement ketidak-sukaan yang menjurus ke permusuhan maka itu adalah kegagalan dan menurut saya (bukan menurut dia!) itu adalah berbahaya!, jadi kemungkinan besar saya hanya berjudi dengan keadaan sehingga bisa-bisa menuntun emosi saya kedalam situasi yang mungkin lebih chaos.
sebelum hal itu terjadi, saya sudah mencoba untuk menahan diri dengan mengesampingkan harga diri dan idealisme yang mungkin lebih menjurus ego masing-masing. dan jika saya berada di dalam posisi yang salah, hanya ada dua solusi yang rasional : entah mengakhiri konflik terselubung ini sesegara mungkin dengan pukulan kuat dan keras yang dibidikkan untuk menang, menerima resiko dan mengetahui bahwa hal itu lebih baik daripada harus mengalah kepada seonggok statement bercampur emosi atau menghapuskan resiko saya dan mundur tanpa ditunda lagi. saya tidak pernah membiarkan harga diri atau keprihatinan akan reputasi saya semakin menjerumuskan saya; karena keduanya hanya akan membuat penderitaan yang lebih besar apabila saya keras kepala dan terus menyudutkannya. bersabar dan menerima dengan fair atau menurut saya lebih cocok disebut kekalahan jangka pendek dan itu lebih baik daripada merasakan bencana jangka panjang (permusuhan atau dibenci). hikmatnya adalah kapan hendaknya saya harus berhenti dan keluar dari moment ini dengan damai tanpa ada sisa kebencian sedikit pun di hati.
24 Februari 2009
terjebak moment sisifus
20 Februari 2009
obsesi : membantai ayam pak sholeh
sesaat kemudian terdengar suara ayam berkokok, saking lelahnya badan sehingga membuat pikiran menjadi kacau, tanpa melihat jam akhirnya saya bergegas menuju kamar mandi dan solat subuh. ayam pak sholeh masih berkokok dengan nada suaranya yang parau seperti ayam yang habis disembeleh, layaknya paduan suara semua ayam pak sholeh kompak berkokok. namun kepala masih pusing tidak karuan suhu udara dingin amat sangat (saya seperti mandi di kutub selatan) dan badan lemas luar biasa. karena setiap sebelum berangkat ke kantor saya selalu browsing maka ku nyalakan komputer saat itu. saya melihat waktu di komputer waktu menunjukan pukul setengah dua belas malam, karena saya tidak terlalu yakin mungkin time di komputer ini belum di update (karena sebelumnya baru diinstal ulang) akhirnya saya mengabaikan hal itu. namun setelah mematikan komputer dan bersiap-siap berangkat baru aku sadar, waktu di HP menunjukan pukul 12 lewat, dan diluar masih tetap gelap gulita dan suara ayam pak sholeh masih tetap berkokok.
12 Februari 2009
dunia lain ketika menonton film mongol
di awal alur film ini masih lurus-lurus saja dan kebetulan sebelumnya saya habis makan obat, sehingga efek sampingnya terasa sekarang...aku setengah sadar
mata tertutup dan kulihat ombak setinggi 200 meter menghantam diriku, lalu ku terbangun dan melihat kepala manusia di sembelih oleh belati hingga kepalanya terpisah dan terpental jauh.
beberapa menit kemudian mata tertutup lagi, kulihat orang-orang saling memaki lalu baku hantam hingga darah bercucuran dimana-mana, saking kagetnya aku terbangun dan kulihat seseorang mengacungkan pistol tepat diantara kedua belah mataku.
beberapa menit kemudian mata tertutup lagi, kulihat seseorang di eksekusi mati, hukum gantung dan aku adalah sang algojo, saking kagetnya aku terbangun lagi dan melihat seseorang menaiki kuda membawa dua samurai menebas badan sang penunggang kuda yang lain..tidak lama kemudian aku tertidur lagi (dan lagi-lagi) kulihat orang-orang berteriak saling memaki dan aku terbangun oleh suara adzan maghrib.
tapi tetap saja masih ada hal yang masih terus terpikirkan hingga detik ini yang tetap menyita emosi dan menggerogoti energi terus menurus tanpa henti.
[aku lebih sering sendiri akhir-akhir ini]
01 Februari 2009
if i found out
Made it eventually
And now I resting on the very last breath
And all I needed was this one to get me back on my way
It wasn't long before I realised there was no time to waste
There was soul all around me
Everybody let go
It wasnt long before we realised
There was no time to waste
Like Im eleven again
I was the highest kid in the world
I reached a point with no end
Just looking out so I can take it all in
[athlete - if i found out]
lagu ini menginspirasikan saya pada saat waktu sekarang ini menjadi sempit diisi hari dengan hujan, setiap saat seperti ini, kadang senang kadang kesal, terkadang merasa hidup ini terlalu baku untuk dimaknai sehingga lelah berpikir dan akhirnya tenggelam dalam kesia-siaan, orang-orang mulai dari yang kita sayangi hingga yang kita benci selalu ada dan menghilang, itu semua adalah warna dalam kehidupan, saya adalah aktor dalam film skenario Tuhan yang kadang saya lupa untuk mensyukuri "posisi" ini, namun yang juga tidak pernah saya sadari adalah posisi saya sekarang..jika kepala ini terlalu lelah karena menatap langit sehingga apa yang saya dapatkan tidak akan pernah ada ujungnya, skenario tersulit adalah menjalani apa yang harus dijalani senormal mungkin, dan percaya dengan apa yang sudah terjadi sehingga bisa menerima kenyataan apa adanya.
28 Januari 2009
menyimak dark night (batman)
but as the matter of fact, saya cukup terkesima atas sisi kebenaran yang terdapat dalam film ini, dan saya jadi teringat dengan tulisan saya yang sebelumnya tentang membaca karakter yang juga ada dalam jalan cerita ini. sisi manusia memang tidak bisa ditebak bagaimana mungkin seorang pengacara yang menjadi pahlawan di gotham city dengan memenjarakan seluruh mafia akhirnya bisa menjadi sosok penjahat oleh ulah sang penjahat sesungguhnya yaitu joker sang musuh abadi batman. akan tetapi si joker ini membukakan "kebenaran" dari kekacauan yang sesungguhnya lebih memegang nilai-nilai arti loyalitas terhadap kekacauan yang sesungguhnya dari tujuan dirinya sendiri. begitu juga batman sang superhero yang bersembunyi di balik topeng demi membela sebuah kebenaran yang tentunya untuk menjaga loyalitas dirinya terhadap kebenaran dengan bersih. disini mata saya terlihat terhadap kebenaran dan kejahatan yang nyata. batman memperjuangkan kebenaran tanpa pamrih dan jasa oleh sebab itu bruce wayne bersembunyi di balik topengnya sedangkan joker sang pengacau adalah sosok penjahat sejati tanpa pamrih yang tujuannya membuat kekacauan sebanyak-banyaknya. tapi satu hal yang saya salut dari si joker ini, yaitu dia berhasil membuat si pahlawan pengacara gotham menjadi penjahat dan satu lagi saat dia membakar uang hasil pembagiannya dengan raja mafia gotham dan dia berkata : "saya tidak butuh uang tapi saya punya satu tujuan yaitu mengacaukan kota gotham city". jadi sang penjahat sejati dan sang kebenaran sejati hanya satu tujuannya yaitu tercapainya tujuannya itu bukan karena hal yang lain yaitu uang.
salut untuk film the dark night.
21 Januari 2009
air susu dibalas air tuba
tiga minggu sudah berlalu saat saya pulang ke cimahi, lalu sesampainya di rumah, saya di sambut dengan gossip tak sedap, yaitu gossip bahwa saya kencan dengan kawan lama tersebut. layaknya disambar gledek di siang hari! "gila macam apa hari ini?" ketus saya di dalam hati. gossip yang konon keluar dari sesepuhnya si kawan lama itu. dan yang konyolnya gossipnya itu saya ngejar-ngejar dia, ngejar=berlari karena sesuatu yang dituju atau ngejar=niat untuk suka ke dia, ngejar setan kali! fitnah macam apa? oh ternyata pertemuan kita kemaren ada yang ngebongkar (masalahnya klu gak terbongkar gak akan mungkin dia angkat bicara, harus ada pihak ketiga yang jadi mata-mata, dan lagian gk penting harus ada pihak ketiga) waduh sial, jangan-jangan semua rahasia saya terbongkar! selidik punya seilidik ternyata si kawan lama inilah yang membongkarkannya (ya klu bukan dia lagi siapa? karena di sana kita berdua, kecuali klu dia peke penyadap) plus menggossipkannya. entah harus diperpanjang berapa batas kesabaran ini mendengar gossip itu. sudah mah waktu pas ketemu saya diserang abis-abisan, saya mengalah saja walaupun pembicaraan ini sudah tidak nyaman lagi, tetapi saya masih tetap menghargai perasaan dia, terus setelah beberapa minggunya saya di serang lagi dengan gossipnya dia. saya tau dia udah punya cowo (dengan ceritanya yang "wah") jadi feeling saya ke dia itu sangat mustahil dan tidak terpikirkan sedetik pun (jadi najis ngebayangnya). bener-bener apes saya, entah apa masalah dia, sungguh tidak bisa menjaga amanat sedikit pun, padahal saya masih bisa menjaga amanat dia hingga sekarang, hanya kesabaran itu habis ketika orang tua saya ikut cerita juga, beban itu jadi terbagi dan sedikit menyita energi. saya jadi berpikir : sebetulnya lebih sulit mana sih antara mempertahankan satu teman dengan menciptakan seorang musuh?
19 Januari 2009
di persimpangan antara mimpi dan nyata
pengetahuan dan cinta
"Kehidupan yang baik adalah kehidupan yang diilhami oleh cinta dan dibimbing oleh pengetahuan"
[bertrand russell]
"what i believe"
16 Januari 2009
membaca karakter
15 Januari 2009
sepenggal cerita jaman pendidikan (bag.1)
dulu sekitar tahun 2004-an tepatnya di suatu tempat pendidikan yang berlokasi di cisarua lembang, saya di didik untuk menjadi sekarang ini. ada sedikit kenangan dari kompi A yang hingga kini saya (dan mungkin untuk semua teman-teman seangkatan di kompi A) ingat terus dan tidak pernah terlupakan. cerita itu dimulai ketika barak kami melaksanakan pengajian bersama karena kami mengadakan syukuran dalam rangka ada teman sekompi berulang tahun, dan kebetulan saat itu saya adalah piket barak bersama 2 rekan saya yang bernama rohmat dan eris. kita disibukkan untuk mempersiapkan segalanya mulai dari kebersihan di dalam barak hingga mempersiapkan untuk snack untuk anak-anak. dan snack yang mungkin menurut saya itu adalah snack teraneh karena di dalamnya memuat makan-makanan yang mengandung lada mulai dari gorengan combro yang isinya sangat pedas hingga pempek super lada.
waktu sudah mulai malam hari dan kami pun solat berjamaah di barak setelah itu pengajian bersama pun dimulai dan setalah itu (seperti biasa) yang ditunggu-tunggu anak-anak..makan-makan, kita menyiapkan makanan emang agak overdosis, ada sekitar 7 dus yang isi tiap dusnya tuh sekitar 20 bungkus berarti totalnya ada 140 bungkus snack! sedangkan jumlah kita hanya 90 orang, saya hanya berpikir takut tidak habis. akan tetapi cerita ltu lain, tuh temen-temen seangkatan entah kesetanan gk nemuin pempek atau entah apalah snack ternyata ludes bablas abis!! yang tersisa hanya dus.
setelah itu diluar barak hujan mulai turun hingga hujan mulai membesar. jadi kita semua tidak melaksanakan apel malam di lapangan hitam, apel malam itu dilaksanakan di barak. jadi saya dan dua rekan saya selaku piket barak panik bukan main. akhirnya kita melaksanakan total korve* semalam itu hingga pukul 9 malam. semua disisir dari halaman depan hingga WC, di belakang. "jangan sampai ada kotoran sedikit pun, karena jika ada celakalah kita semua!" pikirku saat itu. hingga saatnya tiba sang instruktur datang memeriksa barak dan melaksanakan apel barak. perasaan saat itu sudah tidak enak, karena ada salah satu rekan kami yang ketiduran sehingga dia kena sanksi, dan satu lagi! sang instruktur memberi tahu bahwa di WC ada "snack", dan saya sebagai piket barak beserta dua rekan saya menghadap ke sang instruktur itu. saya menjawab : " maaf pak, itu mungkin snack tadi bekas anak-anak". tapi sang instruktur menyuruh saya memasuki ruangan WC yang paling ujung. disana kita berempat berkumpul, lalu si instruktur (yang saya lupa namanya, maaf pak!) menunjuk ke arah (maaf) liang buang hajat lalu berkata : "itu snacknya!". anjisss!!! sial mengapa tadi aku tidak melihatnya, perasaan tadi udah di seblok sama saya! berbagai hujatan berkecamuk dalam hati, apalagi setelah sang instruktur menyruh mengambil "snack" tersebut dari liang buang hajat tersebut. kita bertiga saling menunjuk tak ada yang mau memulai untuk mengambilnya, lagian setan mana yang mau ngambil "snack" iblis itu! setan tuh manusia yang buang "snack" tapi gak disebor. akhirnya setelah beberapa menit, sang pahlawan itu ada, dia adalah si rohmat, orang sumedang yang melakukan inisiatif pertama mengambilnya. "snack" bedebah itu ada di tangan dia. dan sang instruktur menyuruh membagi tiga "snack" tersebut ke tangan kita masing-masing. setelah itu kita berhadapan dengan seluruh rekan sekompi. dihadapan mereka saya berdiri bersama 2 rekan saya dengan tangan berlumur "snack" iblis itu. "anjing tuh orang yang buang hajat gak disebor!" keluh saya dalam hati. karena rekan saya tidak ada yang mengaku siapa yang buang hajat itu, maka sang instruktur menginstruksikan agar "snack" itu dibagi-bagi kan ke wajah teman-teman saya. dengan senyum miris saya akhirnya instruksi itu saya lakukan, mereka teman-teman saya hanya diam sembari mengkerutkan dahi dan menahan bau "snack" iblis itu karena jika bau itu terasa dan mereka muntah maka sanksi-nya akan lebih berat. semua sudha kebagian "snack" dan akhirnya apel malam selesai. penderitaan selesai tingga cuci tangan dengan sabun, semua merek sabun aku pakai hingga kulumuri tangan ini dengan tanah dan minyak tanah serta bensin. yah aku masih mending daripada teman sebarak saya, mereka membersihkan muka-nya habis-habisan. semalam itu kami semua mengutuk habis-habisan manusia yang buang hajat seenaknya itu. tapi setelah keluar ternyata ada yang lebih parah, yang parah itu adalah unit c, konon katanya "snack" yang tidak diseblok itu berceceran alias (maaf) mencret seperti sereal. entah bagaimana mereka membawanya dan membagi-bagikannya.
*dedikasi untuk teman-teman seangkatan unit A yang sekarang tersebar di Jawa Barat dan di seluruh penjuru Indonesia.
membuka kalender lama di four calendar cafe
suatu hari di jalanan di daerah dipati ukur ada sebuah toko cd bekas terdengar suara musik latar yang terpancar dari speaker - speaker kecil yang tersebar di sudut ruangan yang lumayan cukup luas tersebut. saya sedikit agak mengenal lagu ini terutama dari liriknya ini :
"He loves you more than this
The stars let you know all's right and bright and
He loves you more than this
Ego lets him know that's how much more was gained"
(cocteau twins - appled orange)
dengan sedikit senyum dalam hati lalu aku pun berniat untuk mendatangi toko tersebut, si penjaga toko tersenyum melihat saya ketika memasukinya dan saya menanyakan cd lagu tersebut, saya berdecak kagum ketika dia menyodorkan 2 cd cocteau twins yang memang terbilang rada "rare" tersebut, yang satu album four calendar cafe dan loves easy tears. tanpa banyak basa basi akhirnya ku beli album four calendar cafe itu. tuh album cd keluar sekitar tahun 92-an tapi telinga saya baru pertama kali mendengar sekitar tahun 2002-an gila 10 tahun yang akan datang baru didenger! banyak sekali alasan yang memaksa saya untuk membeli album tersebut, pertama lagu-lagu didalemnya banyak membuat inspirasi saya dalam berimajinasi yang kedua lagu-lagunya merupakan kenangan indah di jaman sma, dimana saya lebih banyak mengeksplor dengan imajinasi saya sendiri dan disana pula saya mulai mengenal musik-musik genre seperti ini, lalu dengan sendirinya saya suka lagu-lagu morrissey, the cure, lightning seeds, the sundays dan se-genre-nya, jadi album ini merupakan personal memory yang auranya seperti membawa saya ke alam masa lalu, sesuai dengan apa kata hati ini, masa-masa terindah adalah masa sma..disana saya banyak belajar tentang segalanya lalu membentuk saya dan hasilnya terasa hingga saat ini. memory itu takkan pernah mati di makan waktu.
"My dreams zoom with us
My tears have run away
Our goal, goal collapsed
Energy of lonesome goal"
(cocteau twins - summerhead)

